{"id":2003,"date":"2026-02-09T09:48:47","date_gmt":"2026-02-09T02:48:47","guid":{"rendered":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja"},"modified":"2026-02-09T09:48:47","modified_gmt":"2026-02-09T02:48:47","slug":"pasar-ngasem-jogja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja","title":{"rendered":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &#038;"},"content":{"rendered":"<p>Selamat datang di Yogyakarta, kota yang kaya akan budaya dan tradisi! Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem. Terletak strategis tak jauh dari ikon budaya seperti Keraton Yogyakarta dan Tamansari, pasar ini bukan sekadar tempat transaksi jual-beli, melainkan sebuah living museum yang merefleksikan denyut nadi kehidupan masyarakat lokal. Bagi Anda yang mencari oleh-oleh unik, kerajinan tangan khas, atau bahkan sekadar ingin merasakan suasana pasar tradisional yang hidup, Pasar Ngasem adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Dikenal luas sebagai sentra kerajinan dan juga pasar satwa hias, terutama burung, tempat ini menyajikan perpaduan menarik antara budaya, seni, dan kecintaan pada hewan peliharaan. Setiap sudutnya menyimpan cerita dan menawarkan interaksi otentik yang jarang ditemukan di pusat perbelanjaan modern. <\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Sejarah_dan_Evolusi_Pasar_Ngasem\" >Sejarah dan Evolusi Pasar Ngasem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Lokasi_Strategis_dan_Aksesibilitas\" >Lokasi Strategis dan Aksesibilitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Surga_Pecinta_Satwa_Pasar_Burung_Ngasem\" >Surga Pecinta Satwa: Pasar Burung Ngasem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Sentra_Kerajinan_Tangan_Khas_Jogja\" >Sentra Kerajinan Tangan Khas Jogja<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Aneka_Batik_dan_Kerajinan_Kulit\" >Aneka Batik dan Kerajinan Kulit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Souvenir_dan_Aksesoris_Unik\" >Souvenir dan Aksesoris Unik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Karya_Seni_dan_Barang_Antik\" >Karya Seni dan Barang Antik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Wisata_Kuliner_di_Sekitar_Pasar_Ngasem\" >Wisata Kuliner di Sekitar Pasar Ngasem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Pengalaman_Berbelanja_yang_Otentik_dan_Interaktif\" >Pengalaman Berbelanja yang Otentik dan Interaktif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Tips_Berkunjung_dan_Menjelajahi_Pasar_Ngasem\" >Tips Berkunjung dan Menjelajahi Pasar Ngasem<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_dan_Evolusi_Pasar_Ngasem\"><\/span>Sejarah dan Evolusi Pasar Ngasem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Pasar Ngasem memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan Keraton Yogyakarta. Konon, pasar ini sudah eksis sejak zaman dahulu kala dan berfungsi sebagai salah satu pasar utama yang melayani kebutuhan masyarakat sekitar keraton serta para abdi dalem. Letaknya yang dekat dengan Tamansari, bekas taman rekreasi dan tempat permandian para sultan, menjadikan Pasar Ngasem memiliki nilai historis dan strategis yang kuat. Seiring waktu, Pasar Ngasem terus berevolusi, tidak hanya sebagai pasar kebutuhan pokok, tetapi juga mengembangkan identitasnya sebagai pusat perdagangan satwa hias dan kerajinan tangan. Transformasi ini menjadikannya unik di antara pasar-pasar tradisional lainnya di Jogja. Meski telah mengalami renovasi, esensi tradisional dan nilai sejarah pasar ini tetap terjaga, memberikan nuansa klasik yang kental bagi setiap pengunjungnya. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lokasi_Strategis_dan_Aksesibilitas\"><\/span>Lokasi Strategis dan Aksesibilitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Salah satu keunggulan utama Pasar Ngasem adalah lokasinya yang sangat strategis di jantung kota Yogyakarta. Berada di Jalan Ngasem, Patehan, Keraton, pasar ini hanya berjarak beberapa langkah dari gerbang Tamansari dan tidak terlalu jauh dari kompleks Keraton Yogyakarta. Kedekatan dengan destinasi wisata populer lainnya menjadikan Pasar Ngasem mudah dijangkau dan seringkali menjadi bagian dari itinerary wisata para pelancong. Untuk mencapai Pasar Ngasem, Anda bisa menggunakan berbagai moda transportasi. Dari pusat kota atau Malioboro, Anda bisa naik becak, taksi daring, atau bahkan berjalan kaki santai sambil menikmati suasana kota lama Jogja. Tersedia area parkir di sekitar pasar, meskipun pada hari-hari ramai mungkin akan sedikit menantang untuk menemukan spot yang pas. Kunjungan ke Pasar Ngasem bisa menjadi pengalaman yang terintegrasi dengan penjelajahan wisata Anda di area Keraton dan Tamansari. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Surga_Pecinta_Satwa_Pasar_Burung_Ngasem\"><\/span>Surga Pecinta Satwa: Pasar Burung Ngasem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Pasar Ngasem sangat terkenal sebagai pusat penjualan burung dan satwa hias di Yogyakarta, bahkan sering disebut sebagai Pasar Burung Ngasem. Ketika melangkahkan kaki ke area ini, Anda akan langsung disambut oleh kicauan merdu dari berbagai jenis burung yang ditawarkan, menciptakan simfoni alam yang menenangkan sekaligus ramai. Ini adalah tempat berkumpulnya para hobiis burung dari berbagai daerah untuk mencari peliharaan baru atau sekadar bertukar informasi. Tidak hanya burung, Anda juga bisa menemukan berbagai jenis satwa hias lainnya seperti ikan hias, kura-kura, kelinci, hingga aksesoris dan pakan untuk hewan peliharaan. Interaksi antara pedagang dan pembeli seringkali diwarnai tawar-menawar yang hangat, mencerminkan budaya pasar tradisional yang kental. Bagi Anda yang memiliki ketertarikan pada dunia satwa, Pasar Burung Ngasem menawarkan pengalaman unik yang kaya akan pengetahuan dan pemandangan menarik. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sentra_Kerajinan_Tangan_Khas_Jogja\"><\/span>Sentra Kerajinan Tangan Khas Jogja<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Selain surga bagi pecinta satwa, Pasar Ngasem juga menjadi pusat kerajinan tangan yang memikat hati. Di sini, Anda akan menemukan berbagai produk kerajinan khas Yogyakarta yang dibuat dengan keterampilan tinggi dan sentuhan artistik. Mulai dari kain batik yang elegan hingga patung-patung kayu dan wayang kulit yang mendetail, setiap barang menawarkan keunikan dan nilai seni yang tak ternilai. Mengunjungi lapak-lapak kerajinan di Pasar Ngasem adalah sebuah petualangan tersendiri. Anda bisa berinteraksi langsung dengan para pengrajin atau penjual yang seringkali juga merangkap sebagai perajin, mendapatkan cerita di balik setiap karya, dan bahkan menyaksikan proses pembuatannya. Ini adalah kesempatan emas untuk membawa pulang oleh-oleh autentik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki makna dan cerita khas Jogja. <\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aneka_Batik_dan_Kerajinan_Kulit\"><\/span>Aneka Batik dan Kerajinan Kulit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Salah satu daya tarik utama kerajinan di Pasar Ngasem adalah koleksi batik yang beragam. Anda bisa menemukan berbagai jenis kain batik, mulai dari batik tulis dengan motif klasik yang rumit, batik cap dengan corak modern, hingga produk jadi seperti pakaian, tas, atau dompet batik. Kualitas dan keaslian batik di sini terjamin, seringkali dengan harga yang lebih bersahabat dibandingkan di butik modern. Tidak hanya batik, kerajinan kulit juga menjadi primadona di Pasar Ngasem. Berbagai produk seperti wayang kulit dengan ukiran yang halus, dompet, sabuk, hingga sandal kulit dengan desain tradisional dapat Anda temukan. Kerajinan kulit di sini menunjukkan keterampilan tangan para pengrajin Jogja yang sudah terkenal, menghasilkan produk berkualitas tinggi yang tahan lama dan bernilai seni. <\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Souvenir_dan_Aksesoris_Unik\"><\/span>Souvenir dan Aksesoris Unik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Bagi Anda yang mencari souvenir kecil namun berkesan, Pasar Ngasem menawarkan segudang pilihan aksesoris dan pernak-pernik unik. Mulai dari gantungan kunci berbentuk miniatur becak atau ikon Jogja lainnya, magnet kulkas, hingga hiasan dinding dan ukiran kayu kecil, semuanya tersedia dengan harga yang bervariasi. Barang-barang ini cocok sebagai kenang-kenangan pribadi atau hadiah untuk keluarga dan teman. Keunikan souvenir di Pasar Ngasem terletak pada sentuhan lokal dan kesan buatan tangan yang kuat. Banyak di antaranya adalah produk yang dibuat oleh UMKM lokal, sehingga dengan membeli di sini, Anda turut mendukung perekonomian komunitas setempat. Jelajahi setiap lorong, dan Anda mungkin akan menemukan harta karun berupa barang antik atau benda-benda retro yang punya nilai cerita tersendiri. <\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karya_Seni_dan_Barang_Antik\"><\/span>Karya Seni dan Barang Antik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p> Tak hanya kerajinan fungsional, Pasar Ngasem juga menjadi rumah bagi berbagai karya seni dan barang antik yang menarik perhatian para kolektor. Anda mungkin akan menemukan lukisan-lukisan dengan gaya lokal, patung-patung tradisional, hingga topeng-topeng kayu yang artistik. Setiap karya seni memancarkan aura kebudayaan Jawa yang kental, cocok untuk mempercantik hunian Anda atau menambah koleksi seni. Bagi penggemar barang antik, Pasar Ngasem juga menyimpan potensi temuan yang menarik. Beberapa lapak menjual benda-benda lawas seperti piringan hitam, perabot kuno, atau hiasan rumah dengan cerita sejarah. Proses tawar-menawar di sini menjadi bagian dari pengalaman berburu barang antik, di mana Anda bisa mendapatkan barang unik dengan harga yang sesuai. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Wisata_Kuliner_di_Sekitar_Pasar_Ngasem\"><\/span>Wisata Kuliner di Sekitar Pasar Ngasem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Pengalaman berbelanja di Pasar Ngasem tidak lengkap tanpa mencoba berbagai kuliner lezat yang tersedia di sekitarnya. Meskipun fokus utama pasar ini bukan pada makanan siap saji, banyak pedagang kaki lima atau warung makan kecil di sekitar area pasar yang menawarkan jajanan tradisional hingga hidangan khas Jogja yang menggiurkan. Anda bisa mencicipi aneka jajanan pasar seperti jadah tempe, geplak, lupis, atau aneka gorengan hangat. Untuk hidangan berat, beberapa warung menyajikan masakan rumahan dengan cita rasa autentik Jogja seperti nasi kucing, sate, atau gudeg. Menikmati kuliner lokal sembari beristirahat setelah berkeliling pasar akan menjadi penutup manis pengalaman Anda di Pasar Ngasem. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengalaman_Berbelanja_yang_Otentik_dan_Interaktif\"><\/span>Pengalaman Berbelanja yang Otentik dan Interaktif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Berbelanja di Pasar Ngasem jauh berbeda dengan pengalaman di pusat perbelanjaan modern. Di sini, Anda akan merasakan atmosfer pasar tradisional yang hidup, dengan hiruk-pikuk suara pedagang menawarkan dagangan, aroma rempah, dan pemandangan warna-warni produk. Interaksi dengan pedagang pun terasa lebih personal dan hangat, menciptakan pengalaman yang tak sekadar transaksi jual-beli. Kemampuan tawar-menawar adalah bagian tak terpisahkan dari berbelanja di Pasar Ngasem. Ini bukan hanya tentang mendapatkan harga terbaik, tetapi juga tentang seni bernegosiasi yang menyenangkan, membangun hubungan singkat dengan pedagang, dan merasakan budaya lokal secara langsung. Pengalaman ini adalah salah satu daya tarik utama yang membuat pengunjung ingin kembali lagi ke pasar ini. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Berkunjung_dan_Menjelajahi_Pasar_Ngasem\"><\/span>Tips Berkunjung dan Menjelajahi Pasar Ngasem<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Agar kunjungan Anda ke Pasar Ngasem lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti. Pertama, datanglah pada pagi hari untuk merasakan suasana pasar yang paling ramai dan segar, atau sore hari menjelang tutup jika Anda ingin suasana yang lebih santai. Kedua, siapkan uang tunai dalam pecahan kecil, karena tidak semua pedagang menerima pembayaran digital. Ketiga, jangan ragu untuk berinteraksi dan bertanya kepada pedagang. Mereka biasanya sangat ramah dan senang berbagi cerita tentang produk mereka. Keempat, pertimbangkan untuk menggabungkan kunjungan ke Pasar Ngasem dengan eksplorasi Tamansari atau Keraton Yogyakarta yang letaknya berdekatan, agar waktu Anda lebih efisien. Terakhir, pakailah pakaian dan alas kaki yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan kaki. <\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Pasar Ngasem adalah sebuah harta karun di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata budaya yang kaya. Dengan perpaduan unik antara pasar satwa hias, sentra kerajinan tangan, dan nuansa tradisional yang kental, pasar ini bukan hanya tempat untuk mencari barang, melainkan sebuah destinasi di mana Anda bisa merasakan denyut nadi kehidupan lokal dan membawa pulang kenangan tak terlupakan. Jadi, jika Anda merencanakan kunjungan ke Kota Pelajar, pastikan untuk menyisihkan waktu menjelajahi Pasar Ngasem. Rasakan kehangatan interaksi dengan pedagang, temukan kerajinan tangan yang artistik, nikmati kuliner lokal, dan serap energi otentik dari pasar bersejarah ini. Pasar Ngasem menanti untuk memberikan Anda pengalaman Jogja yang sesungguhnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selamat datang di Yogyakarta, kota yang kaya akan budaya dan tradisi! Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem. Terletak strategis tak jauh dari ikon budaya seperti Keraton Yogyakarta dan Tamansari, pasar ini bukan sekadar tempat transaksi jual-beli, melainkan sebuah living &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[592,424],"class_list":["post-2003","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-blog","tag-ngasem","tag-pasar"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &amp;<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &amp;\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Mie Gacoan Jogja\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-09T02:48:47+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja\"},\"author\":{\"name\":\"administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e\"},\"headline\":\"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &#038;\",\"datePublished\":\"2026-02-09T02:48:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja\"},\"wordCount\":1419,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr\",\"keywords\":[\"ngasem\",\"pasar\"],\"articleSection\":[\"Blog\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja\",\"url\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja\",\"name\":\"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr\",\"datePublished\":\"2026-02-09T02:48:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e\"},\"description\":\"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr\",\"width\":700,\"height\":400,\"caption\":\"Pasar Ngasem Jogja\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/pasar-ngasem-jogja#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &#038;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Mie Gacoan Jogja\",\"description\":\"Info Menu, Promo &amp; Update Terbaru di Jogja\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e\",\"name\":\"administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"administrator\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/miegacoanjogja.id\\\/blog\\\/author\\\/administrator\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &","description":"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &","og_description":"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.","og_url":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja","og_site_name":"Blog Mie Gacoan Jogja","article_published_time":"2026-02-09T02:48:47+00:00","author":"administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"administrator","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja"},"author":{"name":"administrator","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/#\/schema\/person\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e"},"headline":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &#038;","datePublished":"2026-02-09T02:48:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja"},"wordCount":1419,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr","keywords":["ngasem","pasar"],"articleSection":["Blog"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja","url":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja","name":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &","isPartOf":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr","datePublished":"2026-02-09T02:48:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/#\/schema\/person\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e"},"description":"Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, kota ini masih menyimpan permata-permata otentik yang menawarkan pengalaman berbelanja dan wisata berbeda, salah satunya adalah Pasar Ngasem.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#primaryimage","url":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr","contentUrl":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/pasar-ngasem-jogja.png?wsr","width":700,"height":400,"caption":"Pasar Ngasem Jogja"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/pasar-ngasem-jogja#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pasar Ngasem Jogja: Pesona Tradisional, Kerajinan, &#038;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/","name":"Blog Mie Gacoan Jogja","description":"Info Menu, Promo &amp; Update Terbaru di Jogja","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/#\/schema\/person\/c45b9c1c44afa0c4f8403a3dbd77bd7e","name":"administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6153227d9b8fc4f43c95c91c4e50e19704f2af31b2bcc8cf235921756c0d0036?s=96&d=mm&r=g","caption":"administrator"},"sameAs":["https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog"],"url":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/author\/administrator"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2003","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2003"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2003\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2003"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2003"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/miegacoanjogja.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2003"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}