Yogyakarta, atau akrab disapa Jogja, bukan sekadar kota dengan keramahan khas dan kuliner lezat. Ia adalah jantung budaya Jawa yang menyimpan kekayaan sejarah tak ternilai, terutama dalam bentuk candi-candi megah peninggalan masa lampau. Ribuan tahun lalu, peradaban besar di tanah Jawa meninggalkan jejak arsitektur luar biasa yang kini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Berkunjung ke candi di Jogja bukan hanya sekadar piknik, melainkan sebuah perjalanan spiritual dan edukasi. Anda akan diajak menyelami kisah-kisah masa lalu, mengagumi keahlian para leluhur, dan merasakan aura sakral yang masih terpancar kuat dari setiap batu penyusunnya. Mari kita telusuri lebih jauh pesona candi-candi di sekitar Jogja yang wajib Anda kunjungi.
Keagungan Candi Prambanan: Warisan Hindu Terbesar
Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, yang juga diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Dibangun pada abad ke-9 Masehi, candi ini didedikasikan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu: Brahma (Sang Pencipta), Wisnu (Sang Pemelihara), dan Siwa (Sang Pemusnah). Keindahan arsitekturnya yang ramping dan menjulang tinggi, dengan relief-relief yang mengisahkan epos Ramayana, sungguh memukau. Mengunjungi Prambanan memberikan pengalaman yang mendalam, seolah kembali ke masa kejayaan Mataram Kuno. Setiap sudutnya menceritakan kisah, dari tarian api Ramayana yang sering dipentaskan di panggung terbuka dengan latar belakang candi, hingga detail pahatan di dinding-dinding candi yang menggambarkan dewa-dewi dan makhluk mitologi. Prambanan adalah bukti nyata tingginya peradaban Hindu di Jawa.
Candi Borobudur: Mahakarya Buddha yang Mendunia
Meskipun secara administratif berada di Magelang, Jawa Tengah, Candi Borobudur tak terpisahkan dari daftar kunjungan saat berlibur ke Jogja karena kedekatan dan konektivitasnya. Sebagai candi Buddha terbesar di dunia, Borobudur adalah piramida berundak dengan ribuan relief yang menggambarkan ajaran Buddha dan kisah-kisah Jataka, serta ratusan stupa yang menyimpan patung Buddha. Pengalaman menaiki Borobudur adalah sebuah perjalanan spiritual simbolis menuju nirwana. Dari setiap teras, Anda dapat merenungkan filosofi hidup dan mengagumi pemandangan alam yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit. Borobudur bukan sekadar bangunan kuno, melainkan sebuah living monument yang terus menginspirasi dan memukau jutaan jiwa.
Pesona Candi Ratu Boko: Istana di Atas Bukit
Berbeda dengan candi-candi lainnya yang berfungsi sebagai tempat pemujaan, Candi Ratu Boko dipercaya merupakan kompleks istana yang dibangun pada masa dinasti Sailendra atau Mataram Kuno. Lokasinya yang strategis di atas bukit menawarkan panorama indah, terutama saat senja tiba, di mana Anda bisa menyaksikan matahari terbenam dengan siluet Prambanan di kejauhan. Ratu Boko adalah tempat yang sempurna untuk merasakan ketenangan dan meresapi sejarah dengan cara yang berbeda. Peninggalan berupa gapura megah, pendopo, kolam pemandian, hingga sisa-sisa tembok benteng, memberikan gambaran kehidupan bangsawan pada masanya. Suasananya yang damai dan romantis menjadikannya pilihan favorit bagi banyak pasangan dan fotografer.
Menjelajahi Candi-Candi Kecil yang Penuh Pesona
Selain candi-candi raksasa yang sudah terkenal, Jogja juga menyimpan sejumlah candi-candi kecil yang tak kalah menawan dan menyimpan cerita uniknya sendiri. Candi-candi ini seringkali luput dari perhatian, namun menawarkan pengalaman yang lebih intim dan mendalam bagi para penjelajah sejarah. Dari arsitektur yang unik hingga kisah penemuan yang menarik, candi-candi ini adalah permata tersembunyi yang menunggu untuk diungkap. Mengunjungi mereka memberikan perspektif yang lebih lengkap tentang kekayaan budaya dan religi di tanah Jawa, serta menunjukkan betapa beragamnya peninggalan purbakala di wilayah ini.
Candi Plaosan: Harmoni yang Romantis
Candi Plaosan, yang terbagi menjadi Plaosan Lor dan Plaosan Kidul, adalah kompleks candi Buddha yang terkenal dengan keindahan arsitektur perpaduan Hindu-Buddha. Legenda mengatakan candi ini dibangun oleh Raja Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramodhawardhani, seorang putri Buddha. Kisah cinta ini tercermin dalam relief-relief yang halus dan detail, seringkali menampilkan sepasang laki-laki dan perempuan. Kehadiran arca Dhyani Buddha dan arca dewa-dewi Hindu dalam satu kompleks adalah bukti toleransi beragama yang tinggi di masa lampau. Suasana yang tenang dan romantis di Plaosan menjadikannya tempat yang sempurna untuk berfoto atau sekadar menikmati kedamaian. Candi ini mengajarkan kita tentang harmoni dan kebersamaan di tengah perbedaan.
Candi Sambisari: Keunikan di Bawah Permukaan
Candi Sambisari memiliki kisah penemuan yang paling unik: ia terkubur oleh letusan Gunung Merapi selama berabad-abad dan baru ditemukan secara tak sengaja oleh seorang petani pada tahun 1966. Berada sekitar 6,5 meter di bawah permukaan tanah, candi Hindu ini memberikan sensasi petualangan tersendiri saat mengunjunginya. Kompleks Candi Sambisari terdiri dari satu candi induk dan tiga candi perwara yang mengelilingi altar persembahan. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, arsitekturnya yang kokoh dan pahatan yang masih jelas, seperti ukiran Ganesha dan Dewi Durga, menawarkan jendela ke masa lalu yang tersembunyi. Pengalaman menuruni tangga dan menjelajahi situs ini seolah membawa kita kembali ke era penemuan yang menakjubkan.
Candi Ijo: Panorama Spektakuler dari Titik Tertinggi
Terletak di gugusan perbukitan Prambanan, Candi Ijo adalah candi Hindu yang berada di ketinggian tertinggi di Yogyakarta, sekitar 410 meter di atas permukaan laut. Posisinya yang strategis menawarkan pemandangan kota Jogja dan sekitarnya yang sangat indah, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Candi ini didedikasikan untuk Dewa Siwa, dengan lingga dan yoni sebagai simbol kesuburan di candi induknya. Meskipun arsitekturnya lebih sederhana dibandingkan Prambanan, kesakralan dan ketenangannya sangat terasa. Mengunjungi Candi Ijo adalah kesempatan untuk merenung dan menikmati keindahan alam dari perspektif yang berbeda.
Kesimpulan
Candi-candi di Jogja adalah representasi nyata dari kejayaan peradaban masa lalu, kekayaan budaya, dan keragaman spiritual yang pernah berkembang di Nusantara. Setiap candi memiliki cerita, keunikan, dan pesonanya sendiri yang siap untuk Anda jelajahi. Dari kemegahan Prambanan dan Borobudur hingga keunikan Ratu Boko, Plaosan, Sambisari, dan Ijo, semuanya menawarkan pengalaman tak terlupakan. Melalui kunjungan ke situs-situs bersejarah ini, kita tidak hanya menjadi saksi bisu masa lalu, tetapi juga turut serta dalam melestarikan warisan berharga ini untuk generasi mendatang. Jadi, jika Anda mencari destinasi yang kaya akan sejarah, budaya, dan keindahan, jangan ragu untuk memasukkan candi di Jogja sebagai bagian tak terpisahkan dari petualangan Anda.
Blog Mie Gacoan Jogja Info Menu, Promo & Update Terbaru di Jogja